PURWAKARTA – Selasa, 30 Juni 2026
WARTAJABAR – Polres Purwakarta menggelar tradisi kenaikan pangkat bagi personel yang memperoleh kenaikan pangkat Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung usai Upacara Laporan Kenaikan Pangkat pada Selasa (30/6/2026) itu berlangsung penuh kehangatan, kebersamaan, dan rasa syukur sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para personel.
Tradisi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Purwakarta I Dewa Putu Gede Anom Danujaya didampingi Wakapolres Purwakarta Yudiono, Ketua Bhayangkari Cabang Purwakarta Ny. Candra Dewa Anom, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, serta keluarga besar Polres Purwakarta.
Rangkaian tradisi diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas anugerah kenaikan pangkat yang diterima 64 personel Polres Purwakarta. Potongan tumpeng kemudian diserahkan secara simbolis kepada perwakilan personel yang naik pangkat sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas, dedikasi, dan pengabdian dalam menjalankan tugas kepolisian.
Suasana semakin semarak saat prosesi penyiraman air kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Tradisi tersebut berlangsung penuh keakraban dengan iringan tepuk tangan dan sorak semangat dari rekan-rekan sesama anggota.
Prosesi penyiraman air tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi memiliki makna filosofis sebagai simbol penyucian diri, ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus pengingat bahwa setiap kenaikan pangkat harus diiringi dengan tanggung jawab yang lebih besar, semangat baru, dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan, tradisi kenaikan pangkat merupakan bentuk penghormatan kepada personel yang telah menunjukkan disiplin, integritas, dan kinerja terbaik selama menjalankan tugas.
“Tradisi ini bukan sekadar seremoni. Di dalamnya terkandung makna kebersamaan, rasa syukur, dan pengingat bahwa setiap pangkat baru membawa amanah yang lebih besar. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang diraih. Menurutnya, kenaikan pangkat harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan pengabdian kepada institusi Polri, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Purwakarta Randy Freshtiadie menjelaskan bahwa tradisi kenaikan pangkat merupakan bagian dari pembinaan personel yang bertujuan memperkuat soliditas, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta meningkatkan kebanggaan terhadap institusi Polri.
Di kesempatan terpisah, Kasi Humas Polres Purwakarta Tini Yutini menyampaikan bahwa setiap tradisi yang dilaksanakan memiliki nilai edukatif dan filosofis.
“Pemotongan tumpeng dan penyiraman air menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar setiap personel yang memperoleh kenaikan pangkat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan dalam mengemban amanah baru. Kami berharap semangat kebersamaan dan pengabdian ini terus tumbuh sehingga Polri semakin profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat,” ungkap IPTU Tini Yutini.
Tradisi berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan yang diwarnai senyum, canda, serta rasa bangga dari para personel dan keluarga yang turut menyaksikan momen tersebut.
Melalui tradisi ini, Polres Purwakarta menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya bentuk penghargaan atas prestasi dan pengabdian, tetapi juga awal dari amanah yang lebih besar untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat.”
*Andi











