BOGOR – Rabu, 1 Juli 2026
WARTAJABAR – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026), berlangsung semarak dengan melibatkan ribuan masyarakat dari berbagai elemen. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, pelibatan masyarakat menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan rakyat dalam menjaga keamanan serta ketertiban nasional.
Upacara tersebut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran pejabat negara, pimpinan TNI-Polri, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam peringatan Hari Bhayangkara merupakan wujud nyata bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
“Pelibatan berbagai elemen masyarakat menegaskan bahwa Polri berorientasi kepada masyarakat. Masyarakat adalah kekuatan sejati Polri, dan keamanan serta rasa aman merupakan tugas bersama. Karena itu, kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat kepada Polri menjadi prioritas kami,” ujar Johnny.
Dalam rangkaian upacara, Polri menampilkan berbagai atraksi kemampuan personel, mulai dari demonstrasi keterampilan Korps Brimob, penerjunan personel, simulasi pembebasan sandera, parade kendaraan operasional, hingga defile yang melibatkan 32 elemen masyarakat.
Berbagai kelompok yang turut ambil bagian dalam defile antara lain pengemudi ojek online, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, konfederasi buruh, Pramuka, serta beragam komunitas lainnya.
Menurut Johnny, keikutsertaan masyarakat dalam upacara tersebut menjadi simbol eratnya kolaborasi antara Polri dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
“Kami ingin memperkuat sinergi dan kolaborasi, karena keamanan dan rasa aman tidak mungkin diwujudkan sendiri oleh Polri. Semua elemen bangsa harus bersama-sama membangun keamanan sebagai fondasi pembangunan Indonesia yang maju,” katanya.
Selain upacara, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan selama beberapa pekan terakhir. Kegiatan tersebut meliputi bakti kesehatan, bakti sosial, bedah rumah, operasi bibir sumbing, khitanan massal, turnamen olahraga, hingga penyelenggaraan Kapolri Cup Esports yang melibatkan generasi muda.
Di sisi lain, Polri juga terus memperkuat transformasi digital melalui berbagai inovasi pelayanan publik, seperti Super Apps Polri, layanan SKCK Online, SIM Digital, kanal pengawasan berbasis teknologi, serta layanan darurat 110 yang memungkinkan masyarakat memperoleh bantuan kepolisian secara cepat, mudah, dan tanpa dipungut biaya.
“Semua inovasi tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses, cepat, transparan, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Johnny.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan yang humanis, modern, dan berorientasi pada kepentingan publik sebagai bagian dari transformasi menuju institusi yang semakin dipercaya masyarakat.
*Ps











