BANDUNG || WARTAJABAR.COM – Anggota DPRD Kota Bandung, H. Soni Daniswara, S.E., mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya mencegah dan menekan angka stunting di Kota Bandung.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Lokakarya Mini bertema “Peran Strategis DPRD dalam Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Zero New Stunting” yang digelar di Kecamatan Bojongloa Kaler, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi antara DPRD, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah kecamatan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting.
Dalam lokakarya tersebut, sejumlah persoalan kesehatan masyarakat dibahas, termasuk peran puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan, memantau kondisi masyarakat, serta melakukan deteksi dan pencegahan stunting sejak dini.
Berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko stunting juga menjadi perhatian. Faktor tersebut meliputi pemenuhan gizi, pola asuh anak, paparan asap rokok, penyakit infeksi berulang, kelengkapan imunisasi, serta kebersihan dan sanitasi lingkungan.
Melalui lokakarya ini, diharapkan koordinasi antarsektor semakin kuat sehingga upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara DPRD, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dinilai penting untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menekan risiko stunting.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian target Zero New Stunting di Kota Bandung melalui peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan pelayanan kesehatan, serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.
**ROMMEL











