KUNINGAN, WARTAJABAR.COM – Sebanyak 37 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kuningan Tahun 2026 resmi diberangkatkan untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembentukan yang digelar di Bumi Perkemahan Sidomba, Jumat (3/7/2026).
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana, S.Sos., M.Si., yang ditandai dengan penyematan pin peserta sebagai simbol dimulainya rangkaian pendidikan dan pelatihan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kuningan beserta jajaran di Halaman Pendopo Bupati Kuningan.
Diklat Pembentukan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026. Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang berfokus pada pembentukan karakter, peningkatan kedisiplinan, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme.
Dalam sambutannya, U Kusmana menegaskan bahwa pendidikan calon Paskibraka bukan hanya bertujuan mempersiapkan petugas pengibar bendera pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berintegritas.
“Diklat ini bukan sekadar persiapan upacara 17 Agustus, tetapi juga menjadi upaya mencetak generasi penerus yang berkualitas dan memiliki karakter kuat,” ujar U Kusmana.
Ia berharap seluruh peserta mampu menjadi generasi yang tangguh, adaptif terhadap perkembangan zaman, inovatif, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Menurutnya, para calon Paskibraka merupakan aset daerah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan.
“Adik-adik diharapkan mampu melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Kabupaten Kuningan dengan bekal karakter yang baik dan jiwa pengabdian kepada bangsa,” katanya.
Dalam arahannya, Sekda juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadi “generasi stroberi”, yakni generasi yang tampak kuat dari luar namun mudah menyerah saat menghadapi tantangan.
Menurutnya, anggota Paskibraka harus memiliki mental yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menghadapi berbagai situasi dengan sikap positif. Selain itu, pendidikan Paskibraka juga berperan penting dalam menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, kemampuan bekerja sama dalam tim, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Anggota Paskibraka harus mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing sekaligus menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif di tengah masyarakat,” ungkapnya.
U Kusmana menambahkan, banyak alumni Paskibraka yang telah berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang. Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan ini sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Menjelang penutupan sambutannya, Sekda berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kondisi kesehatan, memperkuat kekompakan, serta mengutamakan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di alam terbuka.
“Jaga kesehatan, bangun kerja sama yang baik, dan utamakan keselamatan selama mengikuti seluruh proses pendidikan dan pelatihan,” pesannya.
Melalui pelaksanaan Diklat Pembentukan Paskibraka Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mampu menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga memiliki karakter, integritas, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian yang dapat memberikan kontribusi positif bagi daerah, bangsa, dan negara.
*Dedi J











