KABUPATEN BEKASI, WARTAJABAR.COM – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Rabu (8/7/2026), untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebagai salah satu venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat Tahun 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam mengawal kesiapan penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi, sekaligus memastikan seluruh fasilitas pertandingan siap digunakan.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmad, mengatakan hasil peninjauan menunjukkan bahwa secara umum Stadion Wibawa Mukti telah siap menjadi lokasi pelaksanaan pertandingan.
“Secara umum venue sudah siap. Ini menjadi modal penting agar penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026 dapat berlangsung dengan lancar dan sukses,” ujar Hasbullah.
Ia menegaskan, Porprov XV bukan sekadar ajang kompetisi olahraga antardaerah, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembinaan atlet berprestasi di Jawa Barat. Melalui ajang tersebut diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang akan memperkuat kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Porprov XV Jawa Barat 2026 menjadi ajang seleksi atlet-atlet terbaik kita untuk menghadapi PON 2028 di DKI Jakarta. Target Jawa Barat tentu tetap mempertahankan prestasi juara umum. Oleh karena itu, pembinaan atlet harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.
Selain meninjau kesiapan venue, Komisi V DPRD Jawa Barat juga menyoroti kecukupan anggaran penyelenggaraan Porprov XV. Saat ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar, sementara terdapat usulan penambahan anggaran sebesar Rp20 miliar melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Menurut Hasbullah, usulan tersebut perlu dikaji secara komprehensif mengingat Porprov XV akan mempertandingkan 92 cabang olahraga dengan ribuan nomor pertandingan sehingga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.
“Porprov XV melibatkan banyak cabang olahraga dan ribuan nomor pertandingan. Tentu kebutuhan penyelenggaraannya cukup besar. Karena itu, usulan tambahan anggaran akan kami bahas bersama mitra kerja agar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” tegasnya.
Komisi V juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan perangkat pertandingan, khususnya wasit dan juri yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas, profesionalitas, dan objektivitas selama pelaksanaan pertandingan.
“Honorarium wasit dan juri juga harus menjadi perhatian. Jangan sampai mereka yang bertugas dalam ajang sebesar Porprov XV menerima honor yang tidak sesuai standar. Hal ini akan kami bahas bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Jawa Barat agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dihitung secara tepat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi V DPRD Jawa Barat berkomitmen mengawal seluruh kebutuhan penyelenggaraan Porprov XV melalui pembahasan bersama mitra kerja dalam Perubahan APBD 2026. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung suksesnya penyelenggaraan sekaligus memperkuat pembinaan prestasi olahraga di Jawa Barat.
Hasbullah berharap Porprov XV Jawa Barat 2026 tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan event olahraga, tetapi juga menjadi momentum lahirnya generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap seluruh cabang olahraga dapat dipertandingkan dengan baik dan menghasilkan atlet-atlet terbaik Jawa Barat yang siap berlaga di PON maupun SEA Games. Semoga Porprov XV menjadi momentum lahirnya generasi atlet berprestasi yang mampu mempertahankan Jawa Barat sebagai provinsi olahraga terbaik di Indonesia,” pungkasnya.
*Rommel










