PURWAKARTA || WARTAJABAR.COM – Polres Purwakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat melalui kehadiran Kapolsek Darangdan AKP Yoga Prayoga pada pembukaan Program Kolaborasi Mahasiswa untuk Pengabdian Masyarakat (KOMPAK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta.
AKP Yoga Prayoga hadir mewakili Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 110 mahasiswa Program Studi Sistem Telekomunikasi UPI Purwakarta yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Turut hadir dalam acara tersebut Camat Darangdan Mimid Munajat, Danramil 1903/Darangdan Kapten Kav Unang Sunarya, Kepala Desa Depok Hamdani, akademisi UPI Purwakarta Endah Setyowati dan Galura Muhammad Suranegara, serta Ketua Pelaksana KOMPAK Nabilla Mauliddina.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, laporan ketua pelaksana, doa bersama, sambutan dari unsur akademisi, pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), penyerahan peserta secara simbolis, hingga penutupan.
Program KOMPAK merupakan wadah bagi mahasiswa UPI untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program ini mengedepankan kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi di bidang teknologi, komunikasi, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, AKP Yoga Prayoga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pendidikan Indonesia atas komitmennya membangun kepedulian sosial mahasiswa melalui program pengabdian masyarakat.
“Atas nama Kapolres Purwakarta, kami mengucapkan apresiasi kepada Universitas Pendidikan Indonesia beserta seluruh mahasiswa yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat melalui program KOMPAK. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu membawa inovasi, memberikan solusi, sekaligus menjadi teladan dalam membangun karakter, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat semangat gotong royong,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para mahasiswa senantiasa menjaga etika, menghormati adat istiadat dan budaya setempat, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta mengutamakan keselamatan selama menjalankan program pengabdian.
“Jadikan momentum pengabdian ini sebagai sarana untuk mendengar aspirasi masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan bersama-sama menghadirkan solusi yang bermanfaat. Polri akan selalu mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat persatuan,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kami menyambut baik program pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan. Kolaborasi seperti ini sejalan dengan semangat Polri Presisi dan implementasi Program Commander Wish Kapolda Jawa Barat, khususnya dalam memperkuat sinergi lintas sektoral. Dengan semangat adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif, kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan seluruh elemen bangsa,” kata IPTU Tini Yutini.
Ia menambahkan, Polres Purwakarta akan terus mendukung berbagai program edukatif dan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan kalangan akademisi dan generasi muda sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan produktif.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk perguruan tinggi dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga keamanan, membangun kepedulian sosial, serta mewujudkan Purwakarta yang semakin maju, aman, dan istimewa,” pungkasnya.
**Andi











