PURWAKARTA || WARTAJABAR.COM – Polres Purwakarta terus memperkuat kolaborasi dengan para tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Optimalisasi Peran Da’i Kamtibmas dalam Mendukung Tugas Polri Guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Wilayah Hukum Polres Purwakarta” yang digelar di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Purwakarta, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu diikuti sekitar 50 perwakilan Da’i Kamtibmas dari wilayah hukum Polres Purwakarta. Forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara Polri dan para ulama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Purwakarta Kompol Yudiono mewakili Kapolres Purwakarta, Kasat Binmas Polres Purwakarta AKP Toto Herman Permana, Ketua MUI Kabupaten Purwakarta yang diwakili Ketua Komisi Dakwah MUI Purwakarta Dr. KH. Rd. Marfu Muhyiddin Ilyas, Ketua Da’i Kamtibmas Polres Purwakarta KH. Jamil Inayatullah, serta para peserta FGD.
Dalam sambutannya, Kompol Yudiono menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya Da’i Kamtibmas, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Purwakarta.
“Melalui kebersamaan, potensi gesekan di tengah masyarakat dapat diminimalisir sehingga tercipta rasa aman. Da’i Kamtibmas memiliki peran strategis dalam memberikan kesejukan kepada masyarakat, terutama saat berkembang isu-isu nasional. Sinergi antara ulama, aparat, dan masyarakat merupakan benteng yang kuat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kompol Yudiono.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua Komisi Dakwah MUI Purwakarta Dr. KH. Rd. Marfu Muhyiddin Ilyas dan Ketua Da’i Kamtibmas Polres Purwakarta KH. Jamil Inayatullah. Keduanya menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan, mempererat persatuan, serta mendukung upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Forum diskusi berlangsung interaktif. Para peserta menyampaikan berbagai masukan, mulai dari strategi meningkatkan efektivitas dakwah di tengah masyarakat, penanganan tindak kriminal seperti geng motor, pembunuhan, dan pencurian kendaraan bermotor, usulan penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) Da’i Kamtibmas, hingga langkah bersama dalam mengatasi maraknya praktik judi online.
Melalui FGD tersebut, Polres Purwakarta berharap terbangun komitmen yang semakin kuat antara Polri dan Da’i Kamtibmas untuk menjaga keamanan, memperkokoh persatuan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta mengatakan kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dengan tokoh agama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat.
“Da’i Kamtibmas merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan, persatuan, dan ketertiban kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi yang telah terjalin semakin kuat sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini melalui pendekatan yang humanis dan edukatif,” ujarnya.
Polres Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Kabupaten Purwakarta yang aman, nyaman, dan kondusif.
**ANDI











