PURWAKARTA || WARTAJABAR.COM – Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam terus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. Salah satunya dengan menyambangi Warung Ojol Kamtibmas di Jalan Terusan Ibrahim Singadilaga, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres bertemu langsung dengan para pengemudi ojek online (ojol). Suasana berlangsung santai. AKBP Febri Nurzam menyapa para driver dan berbincang mengenai aktivitas mereka sehari-hari di lapangan.
Pertemuan itu tidak hanya diisi dengan penyampaian pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi ruang bagi para driver untuk menyampaikan masukan, keluhan, maupun berbagai informasi yang mereka temui selama menjalankan aktivitas di jalan.
“Kita ngobrol santai saja. Saya ingin mendengar langsung dari teman-teman driver, apa yang menjadi perhatian di lapangan. Kalau ada persoalan, mari kita komunikasikan dan cari solusi bersama,” ujar AKBP Febri Nurzam.
Menurut Kapolres, para driver ojol memiliki mobilitas tinggi serta berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat. Kondisi tersebut membuat mereka memiliki peran penting sebagai mitra kepolisian dalam membantu menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Kapolres juga mengajak para pengemudi ojol untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menjaga ketertiban di jalan, serta tidak mudah terpengaruh maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, komunikasi secara langsung dengan masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri menghadirkan pelayanan yang lebih terbuka dan humanis.
“Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Dengan duduk bersama dan mendengarkan langsung, komunikasi menjadi lebih terbuka. Para driver ojol juga dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi mengenai situasi di lapangan,” kata Tini.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.
“Mari bersama-sama menjaga Purwakarta tetap aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi, jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan segera laporkan kepada kepolisian apabila menemukan sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujarnya.
Menurut Tini, menjaga kamtibmas tidak semata-mata dilakukan ketika terjadi persoalan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga penting untuk membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Purwakarta berharap hubungan kemitraan dengan komunitas driver ojol semakin kuat sehingga bersama-sama dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.
**ANDI











