Penerapan Education for Sustainable Development (ESD) dalam pembelajaran IPA bertujuan membentuk peserta didik yang memahami sains, peduli lingkungan, berpikir kritis, dan sadar terhadap pembangunan berkelanjutan.
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.
Melalui Program Studi Pendidikan IPA, UPI menggelar Workshop Sesi Ke-1 Program Pelatihan Berkelanjutan untuk mendorong guru IPA menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan terintegrasi dengan konsep Education for Sustainable Development (ESD).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (15/8/2026), tersebut diikuti 100 guru IPA SMP dari seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran sains yang relevan dengan tantangan masa depan.
Workshop secara resmi dibuka oleh Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UPI yang dilaksanakan bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua Program Studi Pendidikan IPA UPI, Prof. Dr. Phil. Ari Widodo, M.Ed., menyampaikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan guru di sekolah menjadi kunci dalam menghadirkan inovasi pembelajaran sains.

Ari Widodo menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara UPI, pemerintah daerah, dan para guru IPA di Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan praktisi pendidikan di lapangan menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya inovasi pembelajaran sains yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Arrangement (IA) antara UPI, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, dan MGMP IPA Kabupaten Tasikmalaya.

Kerja sama tersebut menjadi fondasi pengembangan program peningkatan kompetensi guru IPA secara berkelanjutan. Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata serta foto bersama sebagai simbol penguatan kemitraan.
Dalam sesi utama, Prof. Dr. Asep Kadarohman, M.Si., memberikan pemahaman mengenai konsep Education for Sustainable Development (ESD) serta penerapannya dalam pembelajaran IPA.
Materi tersebut memberikan wawasan baru bagi para guru untuk mengembangkan pembelajaran sains yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga membangun kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Workshop dilanjutkan melalui tiga sesi paralel yang menghadirkan para pakar UPI. Prof. Dr. Parlindungan Sinaga, M.Si., membahas penyusunan modul ajar berbasis ESD, Prof. Dr. Andi Suhandi, M.Si., memberikan materi pengembangan media pembelajaran inovatif, serta Prof. Dr. Nuryani Rustaman, M.Pd., membahas asesmen pembelajaran sains.
Melalui kegiatan ini, UPI berharap para guru IPA Kabupaten Tasikmalaya mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah masing-masing sehingga tercipta pembelajaran IPA yang lebih kreatif, kontekstual, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Program pelatihan berkelanjutan ini menjadi bukti nyata peran UPI dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui kolaborasi akademik, pemerintah daerah, dan komunitas guru.
Penulis:
Amaira Utami, M.Pd
Dosen Prodi Pend. IPA UPI











