PURWAKARTA || WARTAJABAR.COM – Kebakaran besar melanda PT Iluva Gravure Industry yang berlokasi di Kampung Mulyasari, RT 05/RW 02, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Senin (17/8/2026) sekira pukul 20.35 WIB.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan pabrik dan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Hingga Selasa pagi, petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Berdasarkan perkembangan situasi sekitar Senin malam (17/8/2026) pukul 20.35 WIB, api yang sebelumnya berkobar cukup besar berhasil dipadamkan subuh (18/8/2026) sekitar pukul 04.38 WIB oleh tim pemadam kebakaran.
Meski kobaran api telah berhasil dikendalikan, petugas masih melakukan proses pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Proses pendinginan dilakukan dengan menyemprotkan air ke sejumlah bagian area terdampak menggunakan empat unit mobil pemadam kebakaran milik Kabupaten Purwakarta.
Petugas juga melakukan penyisiran di sejumlah titik untuk memastikan seluruh area yang terbakar dalam kondisi aman dan tidak terjadi penyalaan kembali.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam memastikan jajaran Polres Purwakarta terus memantau perkembangan situasi di lokasi bersama unsur terkait.
Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk tidak mendekati area kebakaran selama proses pendinginan masih berlangsung.
“Api sudah berhasil dipadamkan, namun petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api atau bara yang dapat kembali menyala. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujar IPTU Tini Yutini.
Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi terkait penyebab maupun dampak kebakaran. Penanganan dan proses pemeriksaan di lokasi masih dilakukan oleh petugas.
Penyebab kebakaran dan jumlah pasti kerugian material masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.
Informasi mengenai nilai kerugian miliaran rupiah masih perlu dikonfirmasi kepada pihak perusahaan dan petugas terkait sebelum ditetapkan sebagai angka resmi.
Hingga berita ini ditulis, situasi di lokasi dilaporkan aman dan petugas masih melakukan pemantauan serta pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
**Parlin











