BANDUNG || WARTAJABAR.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung menggelar Gebyar Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung Kamis (20/8/2026) tersebut digelar di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandung, Jalan Sancang No. 8, Kelurahan Burangrang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.
Gebyar Penyaluran ZIS tersebut dihadiri Wali Kota Bandung, Ketua BAZNAS RI, Ketua BAZNAS Kota Bandung, Ketua PCNU Kota Bandung, para pemangku kepentingan, camat, lurah, serta sejumlah undangan lainnya.
Ketua BAZNAS Kota Bandung, H. Momon Ahmad Imron, dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2026, BAZNAS Kota Bandung berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp16.347.366.355. Sekitar 92 persen dari penghimpunan tersebut berasal dari zakat penghasilan.
Dana ZIS yang dihimpun kemudian disalurkan kepada 37.763 penerima manfaat dengan total penyaluran mencapai Rp12.329.526.012 melalui berbagai program BAZNAS Kota Bandung.
Sementara itu, hingga 14 Agustus 2026, penghimpunan ZIS tercatat sebesar Rp1.730.131.088, dengan total penyaluran mencapai Rp912.826.500 kepada 3.138 penerima manfaat.
Dalam Gebyar Penyaluran ZIS kali ini, BAZNAS Kota Bandung kembali menyalurkan bantuan senilai Rp916.392.233 kepada 480 penerima manfaat.
Bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai program, meliputi bantuan paket sembako, pendidikan dasar dan menengah, pendidikan tinggi dalam negeri, gerobak dan modal usaha, biaya pengobatan, alat kesehatan, biaya hidup, rumah layak huni, hingga bantuan kebencanaan.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kota Bandung dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan dana ZIS agar memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi Pemerintah Kota Bandung, para muzaki, dan seluruh pemangku kepentingan di Kota Bandung, BAZNAS Kota Bandung berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan ZIS secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Komitmen tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bandung.
**Fajar











