KUNINGAN || WARTAJABAR.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui berbagai inovasi. Salah satunya dengan menggelar Workshop Pengembangan Sekolah Berbasis Potensi Sekolah Dasar (Pesona SD) di Djon’s Pool, Kabupaten Kuningan, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong setiap Sekolah Dasar (SD) negeri di Kabupaten Kuningan memiliki identitas, karakter, serta keunggulan yang berbeda sesuai dengan potensi masing-masing sekolah. Melalui program tersebut, Disdikbud berharap daya saing sekolah negeri semakin meningkat sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Elon Carlan, S.Pd., M.M.Pd., menegaskan bahwa setiap inovasi yang dirancang harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata, bukan sekadar menjadi dokumen administrasi.
“Jangan sampai inovasi hanya menjadi dokumen. Program ini harus benar-benar dijalankan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi sekolah serta masyarakat,” tegas Elon.
Workshop tersebut merupakan inisiatif Bidang Pembinaan Sekolah Dasar yang dipimpin Kepala Bidang Pembinaan SD, Surya, M.M. Menurutnya, konsep Pesona SD memberikan keleluasaan kepada setiap sekolah untuk mengembangkan identitas dan keunggulan berdasarkan potensi yang dimiliki, tanpa ditentukan secara seragam oleh dinas.
Surya menjelaskan, setiap sekolah didorong untuk mengenali kekuatan yang dimiliki, kemudian mengembangkannya melalui komitmen bersama seluruh warga sekolah sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
“Orang tua harus memiliki banyak pilihan sekolah yang sesuai dengan minat dan bakat anak. Kami ingin sekolah negeri maupun swasta sama-sama berkembang dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik,” ujarnya.
Workshop yang berlangsung selama satu hari tersebut diikuti sekitar 130 peserta yang terdiri atas pengawas sekolah, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Kelompok Kerja Guru (KKG), serta perwakilan guru dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuningan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai empat materi utama, yakni Program Pesona SD, Digitalisasi Pembelajaran, Penguatan Kokurikuler, serta Robotika sebagai bagian dari upaya mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan teknologi.
Sejumlah narasumber turut memberikan materi, di antaranya jajaran internal Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dr. Rokayah dari Provinsi Jawa Barat, serta praktisi robotika asal Bandung, Aditya, yang membagikan pengalaman mengenai penerapan teknologi dalam dunia pendidikan.
Melalui Program Pesona SD, Disdikbud Kabupaten Kuningan berharap setiap sekolah dasar mampu menghadirkan keunggulan yang menjadi identitas khas masing-masing. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi ruang untuk mencetak generasi yang kreatif, berkarakter, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di era digital.
**Dedi J











